Putusan Pailit Telkomsel: Arogansi yang Berbuah Malapetaka

Banyak orang yang tidak percaya bahwa perusahaan sebesar Telkomsel bisa pailit. Tapi itulah kenyataannya, putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada hari Jumat, 14 September 2012 telah menjatuhkan vonis pailit terhadap PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel). Sidang yang dipimpin oleh hakim ketua Agus Iskandar tersebut mengabulkan permohonan pailit dengan nomor 48/Pailit/2012/PN.Niaga.JKT.PST yang diajukan oleh …

Baca SelengkapnyaPutusan Pailit Telkomsel: Arogansi yang Berbuah Malapetaka

Maatschap (Persekutuan, Perseroan, atau Perserikatan)

Terdapat beberapa istilah yang digunakan untuk menerjemahkan maatschap ke dalam Bahasa Indonesia, yaitu persekutuan, perseroan dan perserikatan. Meskipun demikian, mayoritas ahli hukum berpendapat bahwa istilah persekutuan lebih tepat untuk digunakan dalam menerjemahkan maatschap, karena kata persekutuan berarti persatuan orang-orang yang sama kepentingannya (terhadap suatu perusahaan tertentu). 1Chidir Ali, Badan Hukum, Alumni, 1987, Hlm. 135. Sedangkan …

Baca SelengkapnyaMaatschap (Persekutuan, Perseroan, atau Perserikatan)

Pengertian Perusahaan dan Unsur-Unsur Perusahaan

Istilah perusahaan untuk pertama kalinya terdapat di dalam Pasal 6 KUH Dagang yang mengatur mengenai penyelenggaraan pencatatan yang wajib dilakukan oleh setiap orang yang menjalankan perusahaan. Meskipun demikian, KUH Dagang tidak memuat penafsiran otentik mengenai arti perusahaan. 1Chidir Ali, Badan Hukum, Alumni, 1987, Hlm. 79. Mengenai definisi perusahaan dapat kita temukan dalam Undang-Undang Nomor 3 …

Baca SelengkapnyaPengertian Perusahaan dan Unsur-Unsur Perusahaan

Syarat-Syarat Badan Hukum

Tidak semua organisasi atau badan usaha dapat disebut sebagai badan hukum. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar suatu organisasi atau badan usaha dapat disebut sebagai badan hukum. Syarat-syarat tersebut dapat kita temukan dalam peraturan perundang-undangan, hukum kebiasaan, yurisprudensi dan doktrin. 1Chidir Ali, Badan Hukum, Alumni, 1987, Hlm. 79. Peraturan perundang-undangan Syarat-syarat badan hukum dalam …

Baca SelengkapnyaSyarat-Syarat Badan Hukum

Penggolongan Badan Hukum

Terdapat beraneka ragam cara dalam menggolongkan badan hukum, baik menurut dasar hukum, golongan hukum, dan sifatnya. Menurut landasan atau dasar hukumnya, di Indonesia dikenal dua macam badan hukum, yaitu: Badan hukum orisinil (murni atau asli), yaitu negara. Badan hukum tidak orisinil (tidak murni atau tidak asli). yaitu badan hukum yang berwujud perkumpulan berdasarkan ketentuan Pasal …

Baca SelengkapnyaPenggolongan Badan Hukum

Pengertian Badan Hukum

Istilah badan hukum merupakan terjemahan dari bahasa Belanda, rechtspersoon. Selain diterjemahkan sebagai badan hukum, beberapa sarjana menerjemahkan istilah rechtpersoon menjadi purusa hukum, awak hukum, dan pribadi hukum. 1Chidir Ali, Badan Hukum, Alumni, 1987, Hlm. 14. Namun istilah yang resmi digunakan dalam berbagai peraturan perundang-undangan di Indonesia adalah badan hukum. 2Ibid., Hlm. 17. Salah satu contoh …

Baca SelengkapnyaPengertian Badan Hukum

Apakah Hewan dapat Menjadi Subyek Hukum?

Akhir-akhir ini kita sering mendengar berita mengenai hewan peliharaan, seperti kucing dan anjing yang menerima warisan dengan jumlah yang luar biasa dari majikannya yang telah meninggal. Ambil contoh Tommaso, seekor kucing berwarna hitam dari Italia. Tommaso diklaim menjadi kucing terkaya di dunia setelah menerima warisan sejumlah 10 juta Euro dari majikannya. 1Guardian.co.uk, Italian cat inherits …

Baca SelengkapnyaApakah Hewan dapat Menjadi Subyek Hukum?

Perbedaan Cessie dan Subrogasi

Cessie dan subrogasi merupakan beberapa cara untuk terjadinya pergantian kreditur. Melalui cessie, seseorang yang mempunyai hak tuntut atas piutang atas nama atau hak kebendaan tak bertubuh lainnya (kreditur) dapat mengalihkan hak tersebut kepada pihak ketiga. Sehingga pihak ketiga akan menggantikan kedudukan kreditur (baca selengkapnya di artikel Cessie). Sedangkan subrogasi adalah pemenuhan prestasi yang dilakukan oleh …

Baca SelengkapnyaPerbedaan Cessie dan Subrogasi

Cessie

Cessie atau penyerahan piutang atas nama adalah suatu pengalihan atau pengoperan hak tagih. 1Herlien Budiono, Ajaran Umum Hukum Perjanjian dan Penerapannya di Bidang Kenotariatan, Bandung: Citra Aditya, 2010, Hlm. 185. Cessie mempunyai sifat yang dualistis, maksudnya ialah cessie dapat dipandang dari dua sudut pandang yang berbeda, yaitu dari sudut pandang hukum benda dan dari sudut …

Baca SelengkapnyaCessie

Novasi (Pembaruan Utang)

Novasi atau pembaruan utang merupakan salah satu penyebab hapusnya perikatan. Novasi dapat diartikan sebagai perjanjian yang menggantikan perikatan yang lama dengan perikatan yang baru. Penggantian tersebut dapat terjadi pada kreditur, debitur, maupun obyek perikatan. 1Herlien Budiono, Ajaran Umum Hukum Perjanjian dan Penerapannya di Bidang Kenotariatan, Bandung: Citra Aditya, 2010, Hlm. 177. Pasal 1413 KUH Perdata …

Baca SelengkapnyaNovasi (Pembaruan Utang)